ABDULROZAQ.com http://abdulrozaq.com Profil qu Sun, 5 Sep 2010 16:03:23 +0700 CMS KOMA v1.00 id http://abdulrozaq.com http://abdulrozaq.com/images/logo.gif ABDULROZAQ.com MARHABAN YA RAMADHAN http://abdulrozaq.com/?pg=articles&article=43328 http://abdulrozaq.com/?pg=articles&article=43328 Tue, 10 Aug 2010 08:47:17 +0700 Abd Rozaq ST Web aq http://abdulrozaq.com/?pg=articles&article=43328

Megengan : Ritual Menyambut Ramadhan

  M EGENGAN adalah salah satu tradisi masyarakat Jawa menyambut bulan suci Ramadan. Tradisi ini sering pula disebut sebagai ritual mapag atau menjemput tanggal. Maksudnya, menjemput tanggal satu bulan puasa yang dilakukan setelah padusan (mandi keramas) sebagai syarat bersuci diri.

Jika ada yang bertanya apa sih arti dari kata mengengan?. Entahlah, penulis juga tidak tahu pasti arti kata itu, pernah suatu kali penulis mencari tahu arti megengan ini. Megengan berasal dari kata megeng yang artinya mehahan diri atau mengendalikan diri – berhubungan erat dengan tradisi puasa, karena mengengan itu bertujuan menyambut bulan suci ramadhan maka kata mengeng menjadi megengan: kegiatan atau ritual untuk menyambut datangnya bulan ramadhan.

Adapun kegiatan atau ritual menyambut datangnya bulan ramadhan ;
1. Mandi keramas , untuk berniat bersuci sehingga saat masuk bulan ramadhan diharapkan sudah dalam keadaan suci lahir dan batinnya.
2. Membuat kue apem , kue yang berbahan dasar tepung beras yang dicampur dengan ragi/tapai singkong dan santan.Membuat apem ini sepertinya wajib sifatnya, karena apem ini keberadaanya selalu harus ada. Yang kemudian kue ini dibagi bagikan pada para tetangga
3. Ziarah kubur , biasanya para warga beramai ramai berziarah kubur untuk membersihkan makam bapak/ibu/nenek/kakek dan para leluhur mereka serta mendoakannya.
4. Mendoakan para leluhur keluarganya ada yang dilakukan dirumah dengan mengadakan selamatan atau kenduri dengan cara mengundang para tetangga untuk datang kerumahnya atau di mushala setempat.
Tentu saja setiap daerah mempunyai kebiasan yang lain

Mandi-mandi menjelang Ramadhan (Padusan, Megengan)

Di daerah lain, satu hari menjelang Ramadhan ada dikenal sebuah tradisi bernama Balimau, yaitu sebuah prosesi mandi bersama di sungai, campur-aduk antara laki-laki dan perempuan, konon dalam rangka mensucikan diri menyambut datangnya bulan Ramadhan. Ini di Jawa disebut megengan atau padusan (hari pemandian). Kabarnya di Klaten Jawa Tengah ada tempat berkumpulnya orang-orang lelaki dan perempuan, di sebuah umbul (mata air) Cokro Tulung. Tradisi itu juga tidak ada tuntunannya dalam Islam.

Jenis-jenis Mandi

Mandi atau membersihkan badan itu ada yang wajib yakni untuk menghilangi hadats besar, dan ada yang sunnah. Jenis-jenisnya sebagai berikut:

( أَمَّا أَنْوَاعُ الْغُسْلِ فَتِسْعَةٌ ) ثَلَاثَةٌ مِنْهَا فَرِيضَةٌ وَهِيَ الْغُسْلُ مِنْ الْجَنَابَةِ وَالْحَيْضِ وَالنِّفَاسِ , وَوَاحِدٌ وَاجِبٌ وَهُوَ غُسْلُ الْمَوْتَى كَذَا فِي مُحِيطِ السَّرَخْسِيِّ .

الْكَافِرُ إذَا أَجْنَبَ ثُمَّ أَسْلَمَ يَجِبُ عَلَيْهِ الْغُسْلُ فِي ظَاهِرِ الرِّوَايَةِ , وَلَوْ انْقَطَعَ دَمُ الْكَافِرَةِ ثُمَّ أَسْلَمَتْ لَا غُسْلَ عَلَيْهَا .

الصَّبِيَّةُ إذَا بَلَغَتْ بِالْحَيْضِ فَعَلَيْهَا الْغُسْلُ بَعْدَ الِانْقِطَاعِ وَفِي الصَّبِيِّ إذَا بَلَغَ بِالِاحْتِلَامِ الْأَصَحُّ وُجُوبُ الْغُسْلِ . كَذَا فِي الزَّاهِدِيِّ وَالْأَحْوَطُ وُجُوبُ الْغُسْلِ فِي الْفُصُولِ كُلِّهَا . كَذَا فِي فَتَاوَى قَاضِي خَانْ .

وَأَرْبَعَةٌ سُنَّةٌ وَهِيَ غُسْلُ يَوْمِ الْجُمُعَةِ وَيَوْمِ الْعِيدَيْنِ وَيَوْمِ عَرَفَةَ وَعِنْدَ الْإِحْرَامِ , وَوَاحِدٌ مُسْتَحَبٌّ وَهُوَ غُسْلُ الْكَافِرِ إذَا أَسْلَمَ وَلَمْ يَكُنْ جُنُبًا . كَذَا فِي مُحِيطِ السَّرَخْسِيِّ .

Macam-macam mandi itu ada sembilan. Yang tiga fardhu yaitu mandi dari janabat (hadats besar, bersetubuh, atau keluar mani), haidh, dan nifas. Yang satu wajib yaitu mandinya mayit. Demikian dalam Kitab Muhith As-Sarakhsiyyi.

Orang kafir ketika sedang junub kemudian masuk Islam maka dia wajib mandi, menurut lahiriyah riwayat. Seandainya wanita kafir berhenti darah haidhnya atau nifasnya lalu masuk Islam maka tidak wajib mandi.

Gadis apabila baligh dengan haidh maka dia wajib mandi setelah terputusnya darah haidh. Jejaka apabila baligh dengan mimpi (keluar mani) maka yang lebih shahih adalah wajib mandi. Yang lebih hati-hati adalah semua rincian itu tadi wajib mandi. Demikian dalam fatwa Qadhi Khan.

Empat macam yang mandi sunnah, yaitu mandi hari Jum’at, hari raya, hari ‘arafah, dan ketika ihram. Dan satu yang mustahab (disukai) yaitu mandinya orang kafir ketika masuk Islam dan dia dalam keadaan tidak junub. Demikian dalam Kitab Muhith As-Sarakhsiyyi. (Al-Fatawa Al-Hindiyah, Lajnah Ulama, juz 1.)

Dari sembilan macam mandi itu ternyata tidak ada mandi untuk menyambut Ramadhan. apalagi dengan diadakan secara beramai-ramai, campur aduk laki-laki dan perempuan, maka sudah merupakan maksiat. Berbeda dengan kalau mandi biasa uantuk menyucikan badan, tidak pakai dikait-kaitkan dengan waktu ataupun tempat yang tidak ada ajarannya, maka kembali kepada hukum asal, yaitu Allah menyukai orang yang membersihkan diri.

وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْمَحِيضِ قُلْ هُوَ أَذًى فَاعْتَزِلُوا النِّسَاءَ فِي الْمَحِيضِ وَلَا تَقْرَبُوهُنَّ حَتَّى يَطْهُرْنَ فَإِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ(222)

Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah kotoran”. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri. (Qs Al-Baqarah: 222).

Di daerah lain ada tradisi berbeda dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan, yaitu tradisi memukul bedug atau kentongan bertalu-talu selepas shalat Ashar, dalam rangka menandai mulai berakhirnya bulan Sya’ban sekaligus menyambut masuknya bulan Ramadhan. Apa hubungan itu semua dengan bulan Ramadhan? Tidak bisa dijelaskan secara logis apalagi syar’i.

Dari tulisan Akhi Abu Muhammad Herman

 

MEGENGAN DAN KUE APEM

 

apem

Megengan mewarnai sambut Ramadhan kali ini.

terdengar ramai tatkala semua orang sibuk menyambut datangnya Ramadhan.  mereka semua bingung dengan acara megengan. Istilah megengan merupakan tradisi untuk menyambut datangnya bulan Suci Ramadhan. Acara ini memang tidak ada dalam Agama Islam, namun karena sudah ada sejak jaman dahulu, maka masyarakat tetap melaksanakannya.

 

 

Megengan identik dengan makanannya. Terutama Apem, selain itu juga ada pisang. Adapula yang disertai dengan nasi layaknya orang tasyakuran.

Apem diibaratkan sebagai payung dan pisang sebagai tongkat.

Sebenarnya masih ada tradisi lain untuk menyambut Ramadhan yakni Nyadran dan Padusan .

nyadran

Nyadran adalah berkunjung ke makam Keluarga yang telah meninggal dunia. padusan

Sedangkan Padusan yaitu mandi untuk membersihkan diri sebelum melaksanakan Puasa, namun biasanya dilakukan di tempat pemandian umum bersama orang banyak.

 

 Namun bagi kita yang tidak percaya dengan tradisi ini anggaplah ini sebagai keragaman Budaya yang ada di  Indonesia dan merupakan salah satu yang terkandung dalam Bhineka Tunggal Ika. Karena tradisi ini  punya sesuatu yang positif dan makna didalamnya.

Megengan dan nyadran adalah tradisi turun temurun…selain untuk kebersamaan ada maksud lain yang terkandung dalam tradisi ini.Ceritanya pada jaman dahulu….sebelum agama Islam masuk ke Pulau Jawa masyarakatnya sudah ada yang  menganut agama Hindu,Budha dll… nach untuk mensosialisasikan para penyebar agama Islam (Sunan,ulama) melakukan pendekatan serta mengajarkan apa yang terkandung di dalam agama Islam tanpa meninggalkan tradisi yang dianutnya, contoh dalam agama Hindu kalau melakukan ritual/doa tidak lupa membawa ‘kembang’, supaya pemeluknya tidak tersinggung  namun disaat tertentu beliau mengajarkan tentang Islam dengan masih tetap membawa kembang. Hal ini dimaksudkan agar pengaruh agama Islam tetap sampai ke masyarakat dengan tetap menghargai agama lain. Sampai sekarang masih ada lho… terutama kalau malam Jumat legi masyarakat masih menyediakan minuman,makanan dan kembang atau yang biasa disebut ’sandingan’. Katanya sich untuk para leluhurnya…. Tidak jauh berbeda dengan yang dilakukan oleh Sunan Kalijaga yang menggunakan media Kesenian Wayang untuk menyebarkan agama Islam. Beberapa hal diatas merupakan salah satu peninggalan yang secara tidak langsung mengandung filosofi ’sakral’ bahwasannya melakukan “PERUBAHAN” membutuhkan kesabaran dan tidak harus dengan cara kekerasan ya khan…..

Yang pasti WAJIB bagi kita untuk melaksanakan segala kewajiban kita di bulan Ramadhan ini.

 

Jalani Ramadhan dengan penuh Keikhlasan dan Kesungguhan.

Raih sebanyak-banyaknya berkah Ramadhan.

Semoga kita dapat maraih KEMENANGAN di IDUL FITRI kali ini.

Amien…………

Selamat menjalankan ibadah puasa.

]]>
http://abdulrozaq.com/rss-comments/
Manfaat Website http://abdulrozaq.com/?pg=articles&article=36424 http://abdulrozaq.com/?pg=articles&article=36424 Wed, 28 Jul 2010 15:49:42 +0700 Abd Rozaq ST Web aq http://abdulrozaq.com/?pg=articles&article=36424 1. Website dapat meningkatkan posisi image perusahaan anda.
Meskipun internet sudah mendunia, tetapi masih banyak perusahaan barang/jasa yang bahkan belum memiliki website. Dengan memiliki website untuk usaha anda, anda sudah berada selangkah di depan competitor anda yang belum memiliki website. Dengan ini akan menunjang image dari perusahaan anda di mata pelanggan dan calon pelanggan anda.

2. Siap untuk melakukan transaksi online.
Meskipun di Negara Indonesia transaksi online masih kecil nilainya dibandingkan dengan Negara lain, semakin cepat anda memutuskan untuk mendukung sistem secara online maka akan semakin cepat anda mengetahui seluk-beluk , manfaat maupun resiko yang ada dari teknologi baru ini. Semakin matang anda melakukan bisnis online, tingkat kepercayaan pelanggan akan semakin baik dan tentu saja memudahkan bisnis anda secara keseluruhan.

3. Meningkatkan Pelayanan Terhadap pelanggan.
Melalui website anda dapat memberikan informasi secara cepat kepada pelanggan anda. Baik berupa informasi produk atau dukungan terhadap produk yang telah dibeli.

4. Mendapatkan Pelanggan Baru.
Salah satu kunci utama suksesnya sebuah website adalah website yang mampu menarik sebanyak mungkin pengunjung sebagai pelanggan anda.

]]>
http://abdulrozaq.com/rss-comments/
Monggo Monggo http://abdulrozaq.com/?pg=articles&article=21421 http://abdulrozaq.com/?pg=articles&article=21421 Wed, 28 Jul 2010 15:49:39 +0700 Abd Rozaq ST Web aq http://abdulrozaq.com/?pg=articles&article=21421 MONGGO MONGGO PINARAK...

Bikin Web bisa Pake Saldo juga: sms ke 085230476789 : TRF.330000.AA02002.PIN

atau

"BIKIN WEB SEMUDAH BIKIN TELOR CEPLOK"


Email/FB: abdulrozaqdotcom@yahoo.com

]]>
http://abdulrozaq.com/rss-comments/